Beberapa hari belakang ini.. tidak sedikit kisah ataupun permasalahan yang saya dengar... dan itu berulang-ulang.. hingga saya berpikir.. kenapa banyak sekali saya mendengar berbagai permasalahan.. entah itu pribadi, rekan, teman ataupun orang lain yang tidak saya kenal sama sekali.. kian hari kian banyak masalah yang bermunculan..
Beberapa hari yang lalu, saya sempat mendengar sebuah kisah Nabi Ayub AS.. semoga Allah merahmatiNya.. dan semoga kisah yang saya dengar ini tidak salah.. dikisahkan bahwa Nabi Ayub AS adalah nabi yang paling miskin.. namun sesungguhnya beliau awalnya adalah seorang kaya raya yang dengan berbagai kelimpahan.. namun hal itu tidak menjadikannya seseorang yang sombong, angkuh, arogan dan sikap negatif lainnya...
hingga pada suatu waktu setan berkata kepada Allah bahwa Nabi Ayub AS beriman lantaran ia memiliki harta yang melimpah serta kemewahan.. singkat kisah.. Allah menguji Nabi Ayub AS dengan berbagai cobaan... pertama dengan hancurnya istana beserta harta bendanya... hingga ia jatuh miskin dan seluruh kerabat menjauhinya... namun Nabi Ayub AS tidak berubah.. ia tetap beriman dan beribadah dengan tekun kepada Allah SWT.. kedua.. dengan kehilangan seluruh keluarganya.. namun ternyata hal ini tidak mengubah keimanan dan ketekunannya ia beribadah kepada Allah.. tidak berhenti sampai disana... kali ini Nabi Ayub AS diuji dengan penyakit yang sangat buruk hingga ia diasingkan dari kampung dan tinggal seorang diri.. namun, lagi-lagi Nabi Ayub AS tidak goyah.. ia tetap beriman dan menunjukkan ketaatannya kepada Allah SWT.. melihat hal tersebut.. Allah akhirnya mengembalikan ketampanan dan kejayaan Nabi Ayub AS..
Apapun masalah yang sedang kita hadapi, dan seberat apapun masalah itu.. sesungguhnya Allah menginginkan agar kita lebih dekat kepadaNya.. beryukurlah dan bersabarlah.. sesungguhnya ujian itu datang baik dalam kondisi yang menyakitkan ataupun menyenangkan.. dan sesungguhnya Allah sedang mendekat kepada kita..
Ingatlah ketika disaat kita lapang.. berapa banyak kita mengingat Allah.. dan di saat sempit.. berapa banyak kita juga mengingat Allah.. maka seharusnya pada kondisi apapun seharusnya kita tetap mengingat Allah..
Wallahu'alam bishawab...
0 komentar:
Post a Comment