Pagi ini saya dikejutkan oleh sms dari seorang kawan yang berisi pertanyaan.. 'Apa benar rumah pak ... di grebek polisi', sontak mendapat sms tersebut saya langsung kaget dan mengirimkan bbm ke rekan saya tersebut untuk mendapatkan klarifikasi atas informasi ini.
Tidak lama berselang, teman saya-pun membenarkan bahwa ada polisi yang datang ke rumah dan melakukan pemeriksaan dengan tuduhan rumahnya adalah pabrik produk illegal, karena tidak memiliki izin. Menurut teman saya, bukan itu yang menjadi permasalahan, namun ia membeberkan berita di media massa yang hampir 100% tidak benar.
Tidak lama kemudian, saya mencoba mencari tahu informasi dari media massa, apakah informasi yang beredar berimbang dan sesuai dengan kenyataan. well... ketika saya mendapati di beberapa media online, maaf jika saya katakan sedikit mengecewakan. Saya yang mengetahui beliau memiliki toko online dan menjual beberapa produk selama beberapa tahun ini tahu betul apa yang dia lakukan pun dengan rumah tempat tinggalnya.
Miris hati saya melihat pemberitaan yang tidak berimbang tsb. Sebuah rumah tinggal ditulis dan jelas dikatakan sebagai pabrik produk illegal. Dari kejadian ini, siapa yang dirugikan, kita semua pasti tahu. Atas kejadian, siapa yang bertanggung jawab dan melakukan pembelaan..? apa media akan melakukan ralat terhadap berita yang telah tersebar dan dikonsumsi publik..? kita lihat saja.. yang jelas, saya melihat masyarakat seperti 'ditipu' dengan mengkonsumsi berita yang tidak benar ini..
Masyarakat kini harus cerdas dalam mengkonsumsi berita, jika demikian wajar saja mengapa peribahasa mengatakan 'Fitnah lebih kejam dari pembunuhan..'. wallahu 'alam
0 komentar:
Post a Comment