Tuesday, September 20, 2011

Titik Kehidupan

Dalam Pidato Wisuda Stanford University, ada satu istilah yang dikemukakan oleh Steve Jobs saat itu dan hingga kini selalu terngiang-ngiang di telinga saya sejak sesaat saya membaca pidato tersebut, istilah itu adalah 'The Dots' ( Titik ).

Setiap dari kita akan menemukan 'titik' di setiap kehidupan kita, entah itu baik ataupun buruk. Namun, 'titik' itu sesungguhnya akan membawa kita kepada masa depan yang lebih baik. Titik itu akan membawa kita kepada sebuah jawaban dan takdir kehidupan. Apakah kelak menjadi orang baik dan masuk syurga ataupun menjadi orang yang merugi dan masuk dalam neraka.


Dalam beberapa edisi kehidupan saya, saya mencoba untuk memahami 'titik' tersebut dalam hidup saya, dan saya menemukan satu benang merah yang merangkai yang kini menjadi diri saya saat ini. Rezeki, jodoh, serta pencapaian-pencapaian yang saya alami hingga saat ini.

Untuk mempermudah memahami apa titik-titik itu, saya ingin bercerita sedikit mengenai pengalaman saya ketika lulus SMU. Saat itu saya memiliki ambisi untuk dapat masuk ke perguruan tinggi ternama di Kota Bandung, namun ego melewati batas kemampuan saya hingga pada akhirnya saya tidak lulus ujian masuk (titik 1). Saat itu, saya tidak melihat masa depan yang saya impikan jika tidak berkuliah di universitas yang saya idamkan tersebut.

Hingga pada akhirnya saya harus menerima kenyataan saya harus kuliah di salah satu universitas ternama di Jogjakarta, jurusan dan universitas yang tidak pernah saya idamkan dan inginkan sekalipun, namun, saat saya berkuliah selama 1 tahun (titik 2) banyak hal yang membuat hidup saya berubah, sudut pandang, optimisme, dinamis dan lain sebagainya.

Pada tahun ke-2, saya memutuskan untuk mengikuti Ujian masuk perguruan tinggi lagi dan berambisi untuk diterima di PTN ternama di Kota Bandung, kali ini dengan semangat dan niat yang berbeda. Namun, Allah memberikan jawaban bahwa saya harus kuliah di IPB (titik 3).

Sampai di titik 3, saya mulai menyadari.. sesungguhnya di setiap titik kehidupan yang kita alami, entah itu baik atau buruk menurut kita. Allah bermaksud memberikan jawaban dan kebaikan kepada kita atas jalan-jalan tersebut, hingga kejadian itu membawa kita kepada pribadi kita saat ini. Dan itulah maksud dan kebaikan yang Allah berikan kepada kita.

Namun, kita seringkali menerima kenyataan itu dengan pikiran yang negatif dan buruk, sehingga hilanglah hikmah yang seharusnya kita dapatkan. Cara kita menyikapi kejadian ini akan membawa kita kepada masa depan kita, dan itulah jawaban Allah atas pertanyaan takdir kita.

Bukankah indah, diri kita yang saat ini dalam kondisi tidur dengan nyenyak, makan makanan yang enak, memiliki pekerjaan dan lain sebagainya. Dalam setiap kejadian selalu ada hikmah, dan disitulah 'the Dots' menyimpan hikmah yang luar biasa, tinggal bagaimana kita bersyukur dan bersabar saat menghadapi titik tersebut.

0 komentar: