Monday, November 28, 2011

Jujur itu polos, telanjang dan buta

Kejujuran itu polos tak berbekas, telanjang tanpa busana dan buta tak melihat...

Kejujuran itu polos layaknya anak kecil yang berbicara, sesuai kehendak tanpa ada pesanan dan paksaan.. pun ketika diminta untuk berbohong, ia tidak mengerti apa yng diminta. yang dikatakan hanyalah apa yang ia rasakan, ia pahami, ia mengerti dan ia sukai. tanpa basa basi, tanpa keinginan dan tanpa harapan.


Kejujuran itu telanjang tanpa busana, apa yang dilihat itu yang dikata, tanpa jubah kesombongan dan kehormatan, tanpa pakaian jabatan, tanpa aksesoris kekayaan, pun tanpa pernik-pernik ketakutan. Ia apa adanya.. terpampang vulgar hingga disebut pornografi, tak ayal banyak tang tidak suka.. karena ia membangkitkan gairah dan emosi yang 'melihatnya'..

Kejujuran itu buta tak melihat, tak melihat masa depan dan persepsi, tak melihat perasaan senang atau gundah gulana.. ia benar-benar buta.. bahkan jabatan, harta, kekuasaan, cinta pun tak terlihat.. ia menohok langsung kepada kenyataan dan apa adanya.. mengiris simpul dibalik kata-kata

Saking polos, telanjang dan buta hingga banyak yang sungkan dengan bersilat ribuan bahasa, menikam dari belakang dan mencekik di kegelapan. pun saat berbisnis, persepsi yang berlebih, ego yang membara membuat kita berdiam beribu bahasa.. padahal dalam berbisnis, keterus-terangan, keterbukaan, dan kejujuran di depan mata tanpa ada yang ditutupi, walaupun awalnya terkadang menyakitkan namun berakhir menyenangkan..

Berapa kali kita harus menahan ucapan, menunda negosiasi, dan berpikir dengan mata 'memincing'.. katakan saja apa mau kita, apa yang membuat kita nyaman dan baik.. katakan dengan kejujuran tanpa menyembunyikan pisau dibelakang badan.. karena kejujuran itu polos, telanjang dan buta..

Salam hangat..

0 komentar: